Kurikulum Sekolah Alam Tangerang
Di Atas Realita Alami,
Kita Didik Generasi Islami
Di Sekolah Alam Tangerang, belajar bukan sekadar memperoleh pengetahuan, tetapi proses bertumbuh menjadi manusia yang matang, mandiri, beriman, dan bertanggung jawab.
Murid belajar melalui pengalaman nyata: mengamati, bertanya, mencoba, berkarya, berinteraksi dengan alam dan masyarakat, lalu memaknainya melalui dzikir dan fikir. Alam menjadi ruang belajar untuk mengenal diri, memahami kehidupan, dan semakin mengenal kebesaran Allah.
Tujuan Kompetensi Sekolah Alam Tangerang
RESPONSIBLE NATURAL SHEPHERD
Membentuk pribadi yang mampu menjadi gembala alam yang bertanggung jawab kepada Allah (Khalifatullah fil-ardh) karena
kematangan
dan kedewasaannya, sadar akan amanahnya, mampu memimpin dirinya, peduli terhadap lingkungan,
dan bertekad menjadi rahmat bagi alam semesta.
kematangan dan kedewasaannya, sadar akan amanahnya, mampu memimpin dirinya, peduli terhadap lingkungan,
dan bertekad menjadi rahmat bagi alam semesta.
Responsible
Aqil-baligh, mukallaf, memiliki life-skill & entrepreneurship
Natural
Bumi, alam semesta, alami, meng-alam-i, rahmatan lil-alamin
Shepherd
Gembala, pemimpin, profetik, ing-madyo, tut-wuri, harmonis, mothership leader
Jenjang Pencapaian Kompetensi
Pada setiap kelasnya, siswa Sekolah Alam Tangerang ditargetkan mencapai jenjang kompetensi tertentu. Ditandai penguasaan kecakapan yang telah ditentukan. Sebagai berikut ;
Jenjang Pencapaian Kompetensi
Setiap siswa yang lulus dari Sekolah Alam Tangerang di setiap tingkatannya diharapkan mempunyai kompetensi sikap dasar, pengetahuan dan keterampilan sebagai berikut:
Sikap Dasar
Cinta Cinta Allah SWT, Rasulullah SAW
dan
Al
Qur’an
Jujur
Bertanggungjawab
Tabah
Sederhana
Berani
Pemanfaatan Pengetahuan
Kritis
Kreatif
Kontributif
Solutif
Keterampilan Memimpin
Mandiri
Peduli
Kerjasama
Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran yang diterapkan di Sekolah Alam Tangerang adalah pendekatan student center atau berpusat pada siswa. Dimana pada pendekatan jenis ini guru melakukan pendekatan dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.
Guru berperan sebagai pendamping yang membantu murid menghubungkan pengalaman dengan pengetahuan, nilai, dan makna. Murid diberi ruang untuk bertanya, mencoba, mengambil keputusan, bekerja sama, dan belajar dari proses.
Play The Video
Materi Pembelajaran
Ada tujuh domain pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajaran di Sekolah Alam Tangerang yaitu :
Domain pembelajaran ini disesuaikan dengan tahap perkembangan setiap siswa dan menjadi acuan untuk perancangan materi pembelajaran.
Dalam penyusunan materi, pendekatan pembelajaran dirancang dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata siswa atau yang disebut sebagai pembelajaran kontekstual.
Domain Keislaman Domain Bahasa
Domain Estetik Domain Fisik
Domain Afeksi Domain Sosial
Domain Kognisi
Melalui pendekatan kontekstual diharapkan hasil belajar dapat lebih bermakna bagi siswa, karena siswa dapat mengaplikasikan hasil belajarnya dalam kehidupan mereka dalam jangka panjang.
Metodologi Pembelajaran
Secara umum pembelajaran dilakukan melalui pendekatan Integrated Heart-head Sign-based Experien al Learning. Atau pembelajaran pengalaman atas tanda-tanda kekuasaan Allah melalui dzikir dan fikir.
Pendekatan ini dilakukan melalui metode :
Asah kepekaan Pendalaman (Sensitization) (Contemplation)
Pelibatan Pemaknaan & Penilaian
(Interaction) (Meaning & valuing)
Membaca Isyarat Alam Pengembangan
(Sign-reading) (Transformation)
Penafsiran Peng-aku-an
(Interpretation) (Internalization)
Penghayatan Peng-alam-an
(Reflection) (Experience)
Keseluruhan metode ini akan dilaksanakan melalui teknik :
Penjelajahan lingkungan Penugasan
Diskusi Presentasi Audio-visual
Bercerita Permainan
Ceramah
Pendekatan Talents Mapping
Selain itu, keistimewaan dari kurikulum Sekolah Alam Tangerang adalah pendekatan talents mapping dalam pembelajarannya. Siswa distimulasi dengan beragam aktivas yang dilakukan berulang-ulang dan bertemu dengan banyak orang, sehingga ditemukan bakatnya.
Ada 114 aktivitas produktif dalam talents mapping yang menjadi pendekatan pembelajaran di Sekolah Alam Tangerang. Melalui 114 aktivitas produktif ini, guru melakukan observasi lanjutan sehingga menemukan 34 sifat produktifnya dan 30 kekuatan dominan yang dimiliki oleh setiap anak (ST-30).