Abu Vulkanik Turun, Sekolah Auto PJJ
By Sekolah Alam Tangerang

Di tengah perbincangan mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau, langit di sejumlah wilayah perlahan berubah bewarna kelabu.

Hal ini terjadi seiring meningkatnya letusan gunung yang kembali menyemburkan material dari dalam kawah. Akibatnya abu vulkanik yang terbawa angin menjadi menyebar ke beberapa wilayah di sekitarnya.

Dilansirkan oleh detiknews,  peristiwa ini dipicu oleh erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi terus menerus pada tanggal 4 - 6 September 2026. Letusan tersebut mengeluarkan abu vulkanik yang terbawa angin hingga ke beberapa wilayah, termasuk Tangerang.

Masyarakat yang berada di daerah terdampak mulai merasakan perubahan kondisi lingkungan akibat penyebaran abu tersebut.

"Kotor banget. Bahkan pager yang sudah tertutup pun masih masuk abunya" ujar Rafif B.R.S (15), seorang pelajar yang berasal dari Kota Tangerang, Minggu, 6 September, 2026.

Ia mengaku bahwa kakinya menjadi sangat kotor ketika berjalan di teras tanpa menggunakan sendalnya.

Dampak dari penyebaran abu vulkanik tidak hanya dirasakan oleh masyarakat saja, tetapi juga dari sektor pendidikan. Aktivitas belajar yang biasanya berlangsung di dalam kelas dapat terganggu akibat kondisi lingkungan dan udara yang kurang mendukung. 

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang mengeluarkan Surat Edaran Nomor: B/553/400.9.10/IX/2026 yang berisi imbauan kepada seluruh Satuan  Pendidikan untuk segera mengambil langkah antisipasi demi keselamatan warga sekolah, yaitu Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama 3 hari. 

Melalui PJJ, siswa dapat mengikuti pembelajaran dari rumah tanpa harus datang ke sekolah. Guru tetap memberikan materi dan tugas melalui perangkat yang digunakan untuk mendukung kegiatan belajar.

Di tengah langit yang mulai memudar oleh abu, masyarakat tetap menjalankan aktivitasnya dengan hati-hati. Mereka diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah guna menghindari dampak buruk dari abu vulkanik ini.

Di balik langit yang memudar oleh abu, aktivitas masyarakat tetap terus berjalan. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa alam dapat berubah dalam sekejap dan manusia perlu menyesuaikan diri dengan keadaan.


Selasa, 22 September 2026

Ahmad Faisa Amstrong Prabowo

SM Surau Merantau

Sekolah Alam Tangerang

Talents Mapping, Ilmu Kasbi Pengantar Kemajuan Zaman
By Sekolah Alam Tangerang